-
This is Sarimind's Blog
Bertempurlah, Bertarunglah dalam kenyataan, Meski kau tahu akan ada kekalahan, Yakinlah; darahmu takkan sia-sia..... ( gola gong )
-
This is Sarimind's Blog
Wahai hati, Bersabarlah dalam menanti. Yakinlah janji-Nya adalah pasti, Pada akhirnya kebahagiaanlah yang kelak kan diraih. Wahai jiwa, Tenanglah dalam lara, Percayalah bahwa janji-Nya adalah nyata. Jangan pernah ragu dengan kehendak-Nya...
-
This is Sarimind's Blog
Take a time to THINK, it's the source of power. Take a time to READ, it's the foundation of wisdom. Take a time to QUIET, it's the oportunity to seek God. Take time to DREAM, it's the future made of. Take time to PRAY, it's the greatest power on earth.
Jumat, 01 April 2016
Senin, 07 Maret 2016
Minggu, 13 Desember 2015
BACA INI SEBELUM MENYERAH
KETIKA HATI KITA MERAPUH
"Guru, aku rapuh… hidupku tak berguna… laksana daki… aku hanya mengotori…"
"Laksana pohon… batang dahanku merapuh mati" "Aku ingin bunuh diri!"
Demikian Murid terisak didepan sang Guru yang diam duduk bersila menikmati segelas kopi tubruk nan nikmat disebuah ruangan yang temaram.
Sang Guru bangkit mengambil aquarium kecil disudut ruangan yang berisi dua ekor ikan.
Satu ekor berwarna keemasan dan seekor ikan putih yang terlihat biasa karena ikan tersebut memang ikan yang biasa hidup di persawahan.
Lalu dituangkan beberapa tetes tinta hitam kedalamnya Hingga air berubah warna menjadi pekat dan hitam Ikan kecil itu perlahan mulai terlihat kebingungan Bahkan ikan yang keemasan terlihat sempoyongan Berjalan kehilangan arah… kesana kemari
Menggelepar kehabisan oksigen Hingga mati.
"Muridku… hati dan pikiranmu adalah laksana ikan dalam air hitam ini…" "Gelap, pengap, sempit menyesakan"
"Ketika dalam gelap dunia terasa sejengkal lebarnya"
"Ketika dalam pengap serasa hidup tak berdaya… tanpa pilihan"
"Ketika pikiran sempit… hati kita tumpul… jiwa kita merapuh"
Dengan perlahan Sang Guru mengambil teko besar berisi air putih jernih . Dituangkannya ke dalam akuarium yang berwarna hitam itu
Sehingga perlahan warna hitam air tersebut terus memudar
Terus dituang bahkan hingga air di aquarium melimpah Terus dituang hingga air didalam aquarium menjadi kembali jernih dan bening Menyisakan ikan putih yang kembali segar berenang dengan riangnya….
"Muridku… penuhi jiwa dan hatimu dengan kebaikan dan limpahilah dengan syukur …"
"Lupakan segala kesulitan, kemalangan, kegelapan yang ada"
"Syukurilah kemudahan yang ada"
"Fokuslah pada kelapangan bukan pada kesempitan"
"Hitunglah keberuntungan dan lupakanlah kemalangan"
"Limpahkanlah perasaan syukurmu dengan menebar kebaikan ke sekitarmu"
"Penuhi hatimu dengan perasaan syukur maka perlahan hatimu terpenuhi syukur"
Murid bertanya: "Guru, aku sulit merasakan syukur"
Sang Guru menjawab : "Cukup perbanyak berbuat kebaikan maka hatimu akan belajar bersyukur"
Murid bertanya: "Guru, aku lemah dan tidak bisa bersabar"
Sang Guru menjawab : "Jadilah ikan sawah yang di asah oleh kesulitan hidup"
"dan menjadikan setiap kesulitan hidup adalah bagian dari proses menuju keberhasilan"
Murid bertanya: "Guru, aku masih dalam kegelapan"
Sang Guru menjawab: "Jadilah Cahaya!"
"sekecil apapun, jadilah cahaya bagi sekitarmu"
"terbarkanlah kebaikan….!"
"maka perlahan kegelapanmu akan sirna, karena kamu sudah menjadi cahaya"
Terimakasih Guru...
Semoga bermanfaat.
NEVER GIVE UP
#self_reminder
Rabu, 09 Desember 2015
***
Alkisah, ada seorang Raja yang memiliki 10 anjing ganas untuk menghukum yang bersalah.
Jika sang Raja tidak berkenan maka orang yang salah akan dilempar ke kandang agar dicabik oleh anjing-anjing ganas tersebut..
Suatu hari seorang Menteri membuat keputusan salah dan murkalah sang Raja. Maka diperintahkanlah agar sang Menteri dimasukkan ke kandang anjing ganas.
Menteri berkata, "Paduka, saya telah mengabdi padamu selama 10 tahun, tapi Paduka tega menghukumku begini. Atas pengabdianku selama ini saya hanya minta waktu penundaan hukuman 10 hari saja".
Sang Raja pun mengabulkannya.
Sang Menteri bergegas menuju kandang anjing-anjing tersebut dan meminta izin kepada penjaga untuk mengurus anjing-anjingnya.
Ketika ditanya utk apa? Maka dijawab, "Setelah 10 hari nanti engkau akan tahu''. Karena penjaga tahu itu Menteri maka diizinkan.
Selama 10 hari itu sang Menteri memelihara, mendekati, memberi makan bahkan akhirnya bisa memandikan anjing-anjing tersebut hingga menjadi sangat jinak padanya.
Tibalah waktu eksekusi, disaksikan Raja dimasukkanlah sang Menteri ke kandang anjing, tetapi Raja kaget saat melihat anjing-anjing itu justru jinak padanya.
Maka Sang Raja bertanya apa yang telah dilakukan Menteri pada anjing-anjing tersebut?
Jawab Menteri, "Saya telah mengabdi pada anjing-anjing ini selama 10 hari dan mereka tidak melupakan jasaku".
Terharulah Raja, meleleh airmatanya lalu dibebaskanlah sang Menteri dari hukuman dan dimaafkan.
**********
Sahabatku,
Hikmah dari cerita di atas adalah :
Agar kita tidak mudah mengingkari dan melupakan kebaikan-kebaikan yang kita terima dari orang-orang terdekat kita, hanya karena kejadian sesaat yang tidak mengenakkan.
Jangan mudah menghapus kenangan yang telah terukir dan persahabatan yang telah terjalin bertahun lamanya hanya karena hal-hal kecil yang kurang kita sukai darinya saat ini.
Mencari teman itu lebih mudah daripada mendapatkan sahabat.
Jagalah persahabatan yang ada dengan baik karena menjaga persahabatan itu jauh lebih sulit dari mendapatkannya..
Wallaahu a'lam bish shawwab..
(*) Ust. Dedik, Magetan Jatim
(***) dari group Whatsapp "belajar islam 16"
Jumat, 20 November 2015
Kamis, 19 November 2015
Rabu, 18 November 2015
Search Our Site
Popular Posts
-
Doa Pada Upacara Hari Kartini 2014 Allahuma Yaa Allah, Yaa Tuhan kami… Kami agungkan segala asma kebesaran-Mu, karena Engkau z...
-
Beberapa hari lalu ada sms dari seorang teman isinya tentang kenaikan gaji PNS tahun 2015 besok. Jujur saja ketika membaca sms tersebut tid...
-
Hampir sama seperti kejadian ketika acara pembukaan kemarin, jatah membacakan doa kali ini juga sangat mendadak. Hmmm… sudah tradisi barangk...
-
Ujian praktik merupakan salah satu dari tiga aspek Ujian Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam (USBN PAI) ; aspek yang lain ada...
-
Alon rider – Kamis kemarin ketika sampai di sekolahan, belum juga kelar melepas jaket waktu parkir motor, tiba-tiba saja Wakil Kepala Sekola...
-
Ceritanya beberapa bulan yang lalu istri saya merengek minta supaya sepeda motor yang biasa tiap hari dipakai buat nganter anak ke sekol...
-
ALHAMDULILLAHIROBIL ALAMIN, YAA ROBBANA LAKALHAMDU WALAKAL MULQU WALAKAL SYUKRU KAMAA YANBAGHI LIJALAALIWAJHIKA WA ADZIIMI SULTHOONIK. ...
-
Alon rider - Saat ini sudah semakin banyak terobosan yang dilakukan oleh pemerintah demi kenyamanan pelayanan kepada masyarakatnya. Beberap...
-
Sejarah Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Islam Secara garis besar, sejarah perkembangan Islam dibagi menjadi empat masa, yaitu; 1. ...













