Aku, dan apa yang ada di sekitarku...
  • This is Sarimind's Blog

    Bertempurlah, Bertarunglah dalam kenyataan, Meski kau tahu akan ada kekalahan, Yakinlah; darahmu takkan sia-sia..... ( gola gong )

  • This is Sarimind's Blog

    Wahai hati, Bersabarlah dalam menanti. Yakinlah janji-Nya adalah pasti, Pada akhirnya kebahagiaanlah yang kelak kan diraih. Wahai jiwa, Tenanglah dalam lara, Percayalah bahwa janji-Nya adalah nyata. Jangan pernah ragu dengan kehendak-Nya...

  • This is Sarimind's Blog

    Take a time to THINK, it's the source of power. Take a time to READ, it's the foundation of wisdom. Take a time to QUIET, it's the oportunity to seek God. Take time to DREAM, it's the future made of. Take time to PRAY, it's the greatest power on earth.

Tampilkan postingan dengan label Kerohanian Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerohanian Islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Oktober 2022

Posted by ashidqy hayun on 14.41 in , , | No comments

Assalamualaikum Wr Wb.

Bismilaahirrohmaniirrohim.

Alhamdullaahi Robbil ‘alamin. Washolatu wassalamu ‘ala sayyidina Muhammadin wa’ala alihi wa shobihi ajma’in.

 

Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengaish dan Penyayang, segala puji dan syukur kami panjatkan kehadiratMu atas segala kenikmatan yang telah Engkau berikan. Ya Allah, ya Rahman ya Rahim, curahkan kasih sayangMu kepada kami, pada puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tahun 2022.

 

Ya Allah Ya Aziz Ya Adhim (Zat yang Maha Perkasa lagi Maha Agung)

 

Berikanlah kepada para pemimpin kami petunjukMu yang nyata, ketajaman mata hati, kesabaran yang membaja, kerendahan hati, keikhlasan, dan rasa syukur yang tinggi dalam mengabdi serta berkarya. Tautkan kesabara kami, kokohkan kesungguhan kami, bersihkan hati kami agar kami tetap mampu berupaya keluar dari persoalan sulit yang harus kami pecahkan, serta bersikap bijak atas kekurangan.

 

Ya Allah Ya Jabbar Zat yang Maha Kuasa, jadikanlah Pemuda Indonesia, pemuda yang mandiri, kreatif, dan inovatif demi kemajuan bangsa dan negara, serta jadikanlah mereka pemimpin-pemimpin dunia.

 

 

Ya Allah Ya Hakim Zat yang Maha Bijaksana. Eratkan persatuan kami untuk terus Bersatu Bangun Bangsa, hingga menghasilkan kekuatan dahsyat membangun kemaslahatan bangsa dan dunia. Limpahkan hikmahmu agar perbedaan yang ada mampu kami satukan, kami rajut menjadi mozaik kekuatan.

 

Berikanlah kekuatan kepada kami untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Pancarkan cahayaMu untuk menerangi pikiran dan hati kami sehingga kami mampu berkreasi dan berinovasi untuk kemajuan negeri. Jauhkan kami dari sifat iri, dengki, dan perangai yang tidak terpuji.

 

Ya Allah yang Maha Mengabulkan Doa, bimbinglah para pemuda dan pemudi harapan bangsa. Jadikanlah mereka pemuda yang tangguh dalam berkarya, kuat dalam pendirian serta senantiasa berlomba dalam kebaikan. Jadikanlah para pemuda-pemudi kami menjadi pelopor perubahan yang bermartabat, menjunjung tinggi etika dan moral serta mengedepankan semangat nasionalisme.

 

Karena itu Ya Allah, tunjukanlah kepada kami jalan yang benar, sebagaimana jalannya orang-orang yang Engkau berikan kenikmatan dan bukan jalannya orang-orang tersesat yang Engkau hinakan.

 

Hanya kepadaMu kami memohon dan hanya kepadaMu kami berserah diri.

 

Robbana Dholamna Anfusana wa illam taghfirlana wa tarhamna lanakunanna minal khosirin. Robbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina adzabannaar. Wa shollallohu ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim. Subhana robbika robil ‘izzati ‘amma yashifuun, wa salamun ‘alal mursalin. Walhamdulillahi robbil alamiin.

Sabtu, 23 Maret 2019

Posted by ashidqy hayun on 10.25 in , , | No comments
PROGRAM UJIAN PRAKTIK
UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (USBN)
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Tahun Pelajaran 2018/2019
                                      Jenis ujian                    :        Praktik
                                      Nama Sekolah             :        SMP N 1 Jumapolo
                                      Jumlah Siswa              :        198 siswa


Pendidikan Agama Islam ( PAI ) merupakan salah satu materi pelajaran yang istimewa. Di dalam materi pelajaran ini, tercakup berbagai aspek yang meliputi Alqur’an, keimanan ( tauhid ), Fiqih, akhlak, dan tharikh ( sejarah ). Materi Pendidikan Agama Islam sendiri cakupannya tidak hanya meliputi bidang pengetahuan saja, tetapi juga sebagai bahan agar siswa mampu bersikap, berakhlak, dan mempraktikkan ajaran agamanya. Oleh karena itu, sebagai pelaksanaan kurikulum yang berlaku saat ini, Pendidikan Agama islam diarahkan kepada hal-hal sebagai berikut:
a.       Meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah swt.
b.      Meningkatkan penghayatan dan pengamalan ajaran agama dalam rangka meningkatkan akhlaqul karimah.
c.       Menghindari kecenderungan pendangkalan dan pengkerdilan, pemahaman dan kehidupan spiritual keagamaan.
d.      Meningkatkan peranan agama sebagai pemberi motivasi.
e.       Menanggulangi dampak negative dari proses modernisasi yang berbentuk praktik-praktik cultural yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
f.       Mengimbangi dan mengadakan adaptasi dalam proses modernisasi dalam bentuk pengembangan pikiran-pikiran ilmiah dalam cara menghayati dan mengamalkan ajaran agama.
Karena beberapa hal inilah, maka peran dari Pendidikan Agama Islam sangatlah vital bukan hanya sebagai suatu ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai kontrol dan pemberi pengalaman nyata bagi peserta didik dalam mengamalkan ajaran agamanya.
Berkaitan dengan hal-hal tersebut di atas, maka sebagai bentuk tanggungjawab atas pelaksanaan pembelajaran dan pengamalan nilai keagamaan, maka kami mengadakan program Ujian Praktik untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Ujian praktik dilaksanakan dengan maksud mengukur keterampilan peserta didik dalam aspek membaca dan hafalan Al-Qur’an, dan jenis-jenis praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari.


A. Bidang Ujian Praktik dan Kemampuan yang Diuji
Bidang-bidang yang diujikan sangat banyak, tetapi GPAI bersama Pengurus MGMP dan satuan pendidikan dapat memilih atau menentukan aspek apa saja yang di-uji praktik-kan. Alternatif yang dapat dipilih antara lain:
1.  Al-Qur’an, dengan uji kemampuan membaca dan penerapan tajwid, serta hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an.
2.  Fiqh, aspek yang diuji, antara lain:
a.    Praktek Thaharah (wudhu, tayamum, dan membersihkan najis)
b.    Praktik Shalat (Fardhu Berjamaah, Shalat Sunnah, Shalat Jenazah)
c.    Praktik Dzikir dan Do’a sesudah Shalat Fardhu
d.    Uji penyelenggaraan jenazah, dapat dikembangkan kepada tata cara memandikandanmengkafani.
3.  Akhlak, aspek yang diuji, antara lain: Adab saat melaksanakakan praktik, yakni: cara berpakaian, adab saat masuk/duduk, adab saat shalat, adab saat membaca dan menghafal surat-surat pendek Al-Qur’an, dan adab saat dzikir dan do’a.  

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di link berikut :




Kamis, 21 Maret 2019

Posted by ashidqy hayun on 12.14 in , , | No comments
Proposal Kegiatan Ramadhan 1438 H
SMPN 1 Jumapolo Kab. Karanganyar
 
I. Pendahuluan 

Siswa dengan segala vitalitasnya menyimpan sejumlah potensi yang patut dikembangkan. Di masa depan, mereka merupakan pelaku utama dalam perubahan masyarakatnya, sehingga maju mundurnya kehidupan ada di tangan mereka. Dan bagaimana mereka sukses di jamannya amat bergantung kepada keseriusan menanggapi suatu informasi, serta membiasakan dalam diri mereka untuk menjadi generasi yang berkepribadian Islami yang tangguh (syakhshiyah Islamiyah) yaitu memiliki pemikiran, perasaan dan perilaku yang mulia sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. keteguhan dalam menjaga aqidah, ketulusan dalam berprilaku sosial (mu’amalah), disertai dengan kepatuhan dalam beribadah.
Terkait dengan adanya bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh rahmat, berkah dan ampunan Allah Swt dan merupakan salah satu media tarbiyah/pendidikan yang diperuntukkan kepada umat yang beriman untuk melatih diri agar menjadi hamba Allah yang mampu mengendalikan hawa nafsu.  Agar nafsu yang notabene cenderung terhadap hal-hal yang buruk, mengarah ke jalan Syaiton,  dapat diarahkan dan menjadi kekuatan untuk dapat mendekatkan diri kepada jalan yang diridhoi dan dirahmati Allah.
 Dengan mencermati keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan sebagaimana tersebut diatas, maka kita akan menjadi hamba Allah yang merugi bilamana kita tidak dapat mengisi dan memanfaatkan bulan Ramadhan ini dengan melatih diri (Tarbiyatun nafs) dan memperbanyak amalan-amalan serta kegiatan yang positif sebagai bentuk investasi kita yang sebenarnya (amal shaleh) sebagai bekal kita di dunia sampai di akherat kelak.
Sejalan dengan pemikiran di atas, serta untuk mengoptimalkan hadirnya bulan Ramadhan sebagai Syahrul Tarbiyah, maka kami selaku pengampu pendidikan agama Islam di SMPN 1 Jumapolo, sebagaimana rutinitas tahun-tahun sebelumnya, mengadakan paket pembinaan kepribadian Islam bagi seluruh peserta didik di SMPN 1 Jumapolo melalui kegiatan Ramadhan 1438 Hijriyah.
Untuk lebih lengkapnya, proposal kegiatan ramadhan dan jadwal kegiatan dapat didownload pada link di bawah ini.

Senin, 18 Maret 2019

Posted by ashidqy hayun on 10.50 in , , , | No comments
Utsman bin Affan radhiallahu anhu (RA) adalah sahabat Nabi yang menjadi Khalifah ketiga setelah Abu Bakar dan Umar Bin Khattab RA. Pada masa Islam beliau dijuluki Abu ‘Abdillah. Beliau juga digelari ‘Dzun Nuraini’ (pemilik dua cahaya) karena menikah dengan dua puteri Rasulullah SAW yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum.

Kemuliaan lain yang dimiliki Utsman bin Affan adalah kedermawanannya dalam bersedekah. Utsman juga merupakan sosok sahabat yang pertama merangkum mushaf-mushaf yang tersebar menjadi sebuah kitab yang sekarang kita baca yaitu Alquran.

Dalam satu hadis riwayat Imam Muslim dikisahkan, dari ‘Aisyah RA, beliau berkata, pada suatu hari Rasulullah SAW sedang duduk dimana paha beliau terbuka, maka Abu Bakar meminta izin kepada beliau untuk menutupinya dan beliau mengizinkannya, lalu paha beliau tetap dalam keadaan semula (terbuka). Kemudian Umar bin Khattab minta izin untuk menutupinya dan beliau mengizinkannnya, lalu paha beliau tetap dalam keadaan semula (terbuka).

Ketika Utsman meminta izin kepada beliau, maka beliau melepaskan pakaiannya (untuk menutupi paha terbuka). Ketika mereka telah pergi, maka Aisyah bertanya, ”Wahai Rasulullah, Abu Bakar dan Umar telah meminta izin kepadamu untuk menutupinya dan engkau mengizinkan keduanya. Tetapi engkau tetap berada dalam keadaan semula (membiarkan pahamu terbuka). Sedangkan ketika Utsman meminta izin kepadamu, maka engkau melepaskan pakainanmu (dipakai untuk menutupinya).

Maka Rasulullah SAW menjawab, ”Wahai Aisyah, bagaimana aku tidak merasa malu dari seseorang yang Malaikat saja merasa malu kepadanya”.Ibnu ‘Asakir menjelaskan dalam kitab “Fadhail ash Shahabah”, bahwa Ali bin Abi Thalib pernah ditanya tentang Utsman, maka beliau menjawab, ”Utsman itu seorang yang memiliki kedudukan terhormat yang dipanggil dengan Dzun Nuraini, dimana Rasulullah menikahkannya dengan kedua putrinya.”

Selain itu, diriwayatkan dari Imam Ahmad bin Hanbal bahwa ketika Al-Hasan ditanya tentang orang yang beristirahat pada waktu tengah hari di masjid? maka ia menjawab, ”Aku melihat Utsman bin Affan beristirahat di masjid, padahal beliau sebagai Khalifah, dan ketika ia berdiri nampak sekali bekas kerikil pada bagian rusuknya, sehingga kami berkata, Ini amirul mukminin, Ini amirul mukminin,”

Ibnu Abi Hatim telah meriwayatkan dari Abdullah bin Umar, seraya ia berkata dengan firman Allah”. “Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung ataukah orang yang beribadah di waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (QS.Az-Zumar:9). Yang dimaksud itu adalah Utsman bin Affan.

Utsman bin Affan wafat pada tahun 35 Hijriyah pada pertengahan tasyriq tanggal 12 Dzulhijjah, dalam usia 80 tahun lebih. Khalifah Utsman bin Affan dibunuh oleh kaum pemberontak (Khawarij) di dalam rumahnya. Ketika Utsman terbunuh, isteri beliau berkata, ”Mereka telah tega membunuhnya, padahal mereka telah menghidupkan seluruh malam dengan Alquran”.Utsman bin Affan termasuk di antara sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga lewat lisan Nabi. Meskipun telah wafat, kedermawanannya selalu dikenang oleh umat Islam. Mulai dari membeli sumur Yahudi, menyumbang 300 ekor unta pada perang Tabuk dan masih banyak lainnya. Utsman dikenal sebagai sahabat Nabi yang banyak menginfakkan hartanya di jalan Allah.

Source : ramadan.sindonews.com
Posted by ashidqy hayun on 10.45 in , , | No comments
Usai Sayyidina Umar wafat, ada salah seorang yang bermimpi bertemu beliau. Ia bertanya “wahai Umar, apa yang dilakukan Allah kepadamu?”
 
Umar menjawab, “Allah telah mengampuniku.”
 
“Apakah karena keadilanmu?”
 
“Bukan!”
 
Padahal sebagaimana kita ketahui, sahabat Umar adalah seorang khalifah yang tegas berprinsip dan adil dalam memberi keputusan.
 
Namun ternyata beliau masuk surga bukan karena amalnya. Namun beliau justru mengaku, “(aku masuk surga) karena seekor burung.”
 
Ketika itu ada burung yang dibuat mainan anak kecil. Merasa iba, sahabat Umar lalu membeli burung dari anak kecil itu, setelah terbeli, burung pun dilepas.
 
Kisah di atas sangat cocok dengan sebuah hadis yang diriwayatkan dalam Kitab Sunan At-Tirmidzi:
 
الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمْ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ
 
Orang-orang yang berbelas kasih akan dikasihi Allah yang maha pengasih. Maka kasihanilah penduduk yang ada di bumi, niscaya kalian akan dikasihi penduduk langit. []

Jumat, 08 Februari 2019

Posted by ashidqy hayun on 09.14 in | No comments
Foto-foto pelantikan Pengurus ROHIS SMPN 1 Jumapolo pada hari Jum'at, 25 Januari 2019






Dilanjutkan dengan acara potong tumpeng dan makan bersama sebagai wujud syukur








Launcing Grup Hadroh SMPN 1 Jumapolo ( ala kadarnya dulu )



Sabtu, 28 Juli 2018

Posted by ashidqy hayun on 09.02 in , , , | No comments
ALHAMDULILLAHIROBIL ALAMIN, YAA ROBBANA LAKALHAMDU  WALAKAL MULQU  WALAKAL SYUKRU KAMAA YANBAGHI LIJALAALIWAJHIKA WA ADZIIMI SULTHOONIK.

ALLAHUMMA SHOLLI WASALIM ALAA ‘ABDIKA WAROSUULIKA MUHAMMADIN. WA ALAA AALIHI
WA ASHAABIHI AJMA'IIN.

Ya Allah Ya Fattah Ya Rozzaaq
Dengan mengucapkan puji serta syukur kehadirat-MU atas segala rahmat karunia-MU yang telah ENGKAU limpahkan kepada kami, pada hari ini dengan penuh pengharapan kami hadir di sini kiranya ENGKAU memberikan barokah dan ridho-MU dalam acara yang kami laksanakan ini.

Ya Allah Ya Tuhan kami..
Kegiatan ini sangat besar sekali arti dan maknanya bagi kami, menjalin silaturahim sekaligus meningkatkan kompetensi kami di bidang kami, untuk itu ya Allah, tanamkan sifat rahman dan rahim-MU kepada kami sekalian sehingga dapat berkiprah dalam pembangunan pendidikan ini.

Allahumma Ya Allah, Ya Tuhan kami..
Dengan kegiatan workshop ini kiranya Ya Allah, ENGKAU dapat melimpahkan pengetahuan dan kekuatan kepada kami dan ENGKAU tumbuhkan rasa persaudaraan, persatuan yang kokoh di antara kami terjalin dengan baik dan utuh.

Ya Allah... Ya Ghoffar Ya Qohhar...
ampunilah segala dosa kesalahan-kesalahan kami,, kedua orang tua kami, guru guru kami, semua teman-teman kami yang seiman... dan terimalah permohonan kami
ROBBANA DHOLAMNA ANFUSANA WAILLAM TAGHFIRLANA WA TARHAMNAA LANAKUNANNA MUNAL KHOSIRIIN
ROBBANA ATINAA FIDUNYA HASANAH  WAFIL AKHIROTI HASANAH,
WAQINAA ADZABANNAR.
WASHOLALLAHU ALA MUHAMMADIN WA ALAA ALIHI WA ASH HAABIHI AJMAIIN
WALHADULILLAHI RABBIL’ALAMIIN…

Jumat, 20 Juli 2018

Posted by ashidqy hayun on 08.37 in , | No comments
ALHAMDULILLAHIROBIL ALAMIN, YAA ROBBANA LAKALHAMDU  WALAKAL MULQU  WALAKAL SYUKRU KAMAA YANBAGHI LIJALAALIWAJHIKA WA ADZIIMI SULTHOONIK.
ALLAHUMMA SHOLLI WASALIM ALAA ‘ABDIKA WAROSUULIKA MUHAMMADIN. WA ALAA AALIHI
WA ASHAABIHI AJMA'IIN.
YA ALLAH YA FATTAH YA ROZZAAQ
kami semua berkumpul di….. ini dalam rangka pembukaan MPLS 2018/2019 memohon kepada-Mu,izinkan dan ridloilah kegiatan kami ini dalam cahaya Hidayah-Mu
YA ALLAH YA QODIIR....
Dzat yang menggenggam takdir kami, izinkanlah anak-anak kami berikhtiar untuk meningkatkan kwalitas menjadi calon peserta didik baru yang berakhlak, berbudi pekerti luhur, yang mampu mengantarkannya menjadi insan yang mulia yang dapat meraih kesuksesan dunia dan akhirat....
YA ALLAH... YA FATTAH YA ALIM...
Bukalah mata hati dan fikiran kami dan anak-anak kami agar kami semua mau dan mampu menerima segala kebaikan-kebaikan dari siapapun dan kapanpun...
YA ALLAH... YA QOWIYYU YA AZIIZ....
berikanlah kami kekuatan dzohir dan batin, agar mereka siap di didik dan mampu mengimplementasikan ilmu-ilmu yang telah kami dapatkan dari bapak ibu gurunya...
YA ALLAH... YA GHOFFAR YA QOHHAR...
ampunilah segala dosa kesalahan-kesalahan kami,, kedua orang tua kami, guru guru kami, semua teman-teman kami yang seiman... dan terimalah permohonan
kami
ROBBANA DHOLAMNA ANFUSANA WAILLAM TAGHFIRLANA WA TARHAMNAA LANAKUNANNA MUNAL KHOSIRIIN
ROBBANA ATINAA FIDUNYA HASANAH  WAFIL AKHIROTI HASANAH,
WAQINAA ADZABANNAR.
WASHOLALLAHU ALA MUHAMMADIN WA ALAA ALIHI WA ASH HAABIHI AJMAIIN
WALHADULILLAHI RABBIL’ALAMIIN…

Senin, 15 Januari 2018

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba - tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah:

"Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan memerlukanku. "

Rasulullah bersabda : "Tahukah kalian siapa yang memanggil?"

Kami menjawab : "Allah dan rasulNya yang lebih tahu."

Beliau melanjutkan, "Itu iblis, laknat Allah bersamanya."

Umar bin Khattab berkata: "Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah"

Nabi menahannya :" Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, fahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik."

Ibnu Abbas RA berkata: Pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang tua yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi..

Iblis berkata: "Salam untukmu Muhammad.... Salam untukmu para hadirin..."

Rasulullah SAW lalu menjawab : "Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu? "

Iblis menjawab : "Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemahuanku, namun kerana terpaksa."

"Siapa yang memaksamu? "

"Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata:

"Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin."

"Oleh kerana itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh."

ORANG YANG DIBENCI IBLIS

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: "Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?"

Iblis segera menjawab: " Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci."

"Siapa selanjutnya? "

"Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT."

"Lalu siapa lagi?"

"Orang Alim dan wara'"

" Lalu siapa lagi?"

"Orang yang selalu bersuci."

"Siapa lagi?"

"Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain."

"Apa tanda kesabarannya? "

" Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang - orang yang sabar."

"Selanjutnya apa?"

"Orang kaya yang bersyukur."

"Apa tanda kesyukurannya ?"

"Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya ."

"Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?"

"Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam."

"Umar bin Khattab?"

"Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur. "

"Usman bin Affan?"

"Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya ."

"Ali bin Abi Thalib?"

" Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mahu melakukan itu." (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)

AMALAN YANG DAPAT MENYAKITI HATI IBLIS

"Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak solat?"

"Aku merasa panas dingin dan gementar. "

"Kenapa?"

"Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 darjat."

"Jika seorang umatku berpuasa?"

"Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka ."

"Jika ia berhaji?"

"Aku seperti orang gila. "

"Jika ia membaca al-Quran?"

"Aku merasa meleleh laksana timah di atas api."

"Jika ia bersedekah?"

"Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji."

"Mengapa jadi begitu? "

"Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya... Iaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya."

"Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?"

"Suara kuda perang di jalan Allah."

"Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?"

"Taubat orang yang bertaubat."

"Apa yang dapat membakar hatimu?"

"Istighfar di waktu siang dan malam."

"Apa yang dapat mencoreng wajahmu?"

"Sedekah yang diam - diam. "

"Apa yang dapat menusuk matamu?"

"Solat fajar(subuh)."

"Apa yang dapat memukul kepalamu? "

"Solat berjamaah."

"Apa yang paling mengganggumu? "

"Majlis para ulama."

"Bagaimana cara makanmu?"

"Dengan tangan kiri dan jariku."

"Dimanakah kau menaungi anak - anakmu di musim panas?"

"Di bawah kuku manusia."

MANUSIA YANG MENJADI TEMAN IBLIS

Nabi lalu bertanya : "Siapa temanmu wahai Iblis?"

"Pemakan riba."

"Siapa sahabatmu?"

"Penzina."

"Siapa teman tidurmu?"

"Pemabuk.."

"Siapa tetamumu? "

"Pencuri."

"Siapa utusanmu?"

"Tukang sihir."

"Apa yang membuatmu gembira?"

"Bersumpah dengan cerai."

"Siapa kekasihmu? "

"Orang yang meninggalkan solat jumaat"

"Siapa manusia yang paling membahagiakanmu? "

"Orang yang meninggalkan solatnya dengan sengaja."

Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas

Rasulullah SAW lalu bersabda : "Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu. "

Iblis segera menimpali :" Tidak , tidak.. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau boleh berbahagia dengan umatmu, sementara aku boleh masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak boleh melihatku.

Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang boleh membaca dan tidak boleh membaca, yang durjana dan yang soleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas."

"Siapa orang yang ikhlas menurutmu ?"

"Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahawa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku boleh pastikan bahawa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku."

IBLIS DIBANTU OLEH 70000 ANAK-ANAKNYA

Tahukah kamu Muhammad, bahawa aku mempunyai 70000 anak.. Dan setiap anak memiliki 70000 syaitan.

Sebahagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebahagian untuk menggangu anak - anak muda, sebahagian untuk menganggu orang - orang tua, sebahagian untuk menggangu wanita - wanita tua, sebahagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.

Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada solat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu solat berjamaah.

Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.

Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia khabarkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.

Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaitan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.

Syaitan juga berkata, "Keluarkan tanganmu", lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaitan pun menghiasi kukunya.

Mereka, anak - anakku selalu meyusup dan berubah dari satu tempat ke tempat lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.

Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.

Tahukah kamu, Muhammad? Bahawa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.

Cara Iblis Menggoda

Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?

Akulah makhluk pertama yang berdusta.

Pendusta adalah sahabatku. Barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.

Tahukah kau Muhammad?

Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahawa aku benar-benar menasihatinya.

Sumpah dusta adalah kegemaranku.

Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku.

Kesaksian palsu kegembiraanku.

Orang yang bersumpah untuk menceraikan isterinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata - kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak - anak zina dan ia masuk neraka hanya kerana satu kalimat, CERAI.

Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka lalai semasa solat. Setiap ia hendak berdiri untuk solat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan solat di luar waktu, maka solat itu dipukulkannya kemukanya.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia solat. Namun aku bisikkan ke telinganya 'lihat kiri dan kananmu',

Dia pun menoleh. Pada masa itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan 'solatmu tidak sah'.

Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam solatnya akan dipukul.

Jika ia solat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. Dia pun solat seperti ayam yang mematuk beras.

Jika dia berhasil mengalahkanku dan dia solat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga dia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.

Kamu tahu bahawa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keldai.

Jika dia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga dia menguap dalam solat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaitan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.

Dan diapun semakin taat padaku.

Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan solat. Aku katakan padanya, 'kamu tidak wajib solat, solat hanya wajib untuk orang yang berkemampuan dan sihat. Orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau solat.'

Dia pun mati dalam kekafiran. Jika dia mati sambil meninggalkan solat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.

Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.

Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?

10 PERMINTAAN IBLIS KEPADA ALLAH

"Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?"

"10 macam"

"Apa saja?"

Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.

Allah berfirman, "Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji syaitan kecuali tipuan." (QS Al-Isra :64)

Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.

Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan isterinya tanpa berlindung dengan Allah, maka syaitan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaitan.

Aku minta agar boleh ikut bersama dengan orang yang menaiki kenderaan bukan untuk tujuan yang halal.

Aku minta agar Allah menjadikan bilik mandi sebagai rumahku.

Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.

Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.

Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.

Aku minta agar Allah memberikanku saudara , maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.

Allah berfirman, "Orang - orang boros adalah saudara - saudara syaitan. " (QS Al-Isra : 27)

Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku boleh melihat manusia sementara mereka tidak boleh melihatku.

Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.

Allah menjawab, "Silakan", aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebahagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.

Iblis berkata : "Wahai muhammad, aku tak bolej menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya boleh membisikan dan menggoda."

Jika aku boleh menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun.

Sebagaimana dirimu, kamu tidak boleh memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.

Jika kau boleh memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.

Kau hanya boleh menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.

Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.

Rasulullah SAW lalu membaca ayat : "Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT " (QS Hud :118 - 119)

Juga membaca, " Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku" (QS Al-Ahzab : 38)

Iblis lalu berkata : " Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong."

Sumber/copas : http://sejarah2rasul.blogspot.co.id

Jumat, 24 November 2017

Posted by ashidqy hayun on 10.58 in , | No comments
Abu Bakar  (lahir: 572 - wafat: 23 Agustus 634 / 21 Jumadil Akhir 13 H) termasuk di antara mereka yang paling awal memeluk Islam.  Setelah Nabi Muhammad wafat, Abu Bakar menjadi khalifah Islam yang pertama pada tahun 632 sampai tahun 634 M.Lahir dengan nama Abdullah bin Abi Quhafah , ia adalah satu diantara empat khalifah yang diberi gelar Khulafaur Rasyidin atau khalifah yang diberi petunjuk . .
Abu Bakar Ash-Shidiq Nama lengkapnya adalah 'Abdullah ibn' Utsman bin Amir bi Amru bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr al-Quraishi at-Tamimi '. Bertemu nasabnya dengan Nabi SAW pada kakeknya Murrah bin Ka'ab bin Lu'ai. Dan ibu dari abu Bakar adalah Ummu al-Khair salma binti Shakhr bin Amir bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim yang berarti ayah dan ibunya sama-sama dari kabilah bani Taim.
Abu Bakar adalah ayah dari Aisyah , istri Nabi Muhammad. Nama yang sebenarnya adalah Abdul Ka'bah (artinya 'hamba Ka'bah'), yang kemudian diubah oleh Nabi menjadi Abdullah (artinya 'hamba Allah'). Nabi  memberinya gelar Ash-Shiddiq (artinya 'yang berkata benar') setelah Abu Bakar membenarkan peristiwa Isra Miraj yang diceritakan oleh Nabi Muhammad kepada para pengikutnya, sehingga ia lebih dikenal dengan nama "Abu Bakar ash-Shiddiq".
Abu Bakar dilahirkan di kota Mekkah dari keturunan Bani Tamim (Attamimi), sub-suku bangsa Quraisy . Beberapa sejarawan Islam mencatat ia adalah seorang pedagang, hakim dengan kedudukan tinggi, seorang yang terpelajar serta dipercaya sebagai orang yang bisa menafsirkan mimpi.
Ketika Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah binti Khuwailid, ia pindah dan hidup bersama Abu Bakar. Saat itu Nabi Muhammad menjadi tetangga Abu Bakar. Sama seperti rumah Khadijah, rumahnya juga bertingkat dua dan mewah. Sejak saat itu mereka berkenalan satu sama lainnya. Mereka berdua berusia sama, pedagang dan ahli berdagang.
Dalam kitab Hayatussahabah, disebutkan bahwa Dakwah Muhammad kepada perorangan, dituliskan bahwa Abu bakar masuk Islam setelah diajak oleh Nabi. Abubakar kemudian mendakwahkan ajaran Islam kepada Utsman bin Affan, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Saad bin Abi Waqas dan beberapa tokoh penting dalam Islam lainnya.
Istrinya Qutaylah binti Abdul Uzza tidak menerima Islam sebagai agama sehingga Abu Bakar menceraikannya. Istrinya yang lain, Um Ruman, menjadi Muslimah. Juga semua anaknya kecuali 'Abdur Rahman bin Abu Bakar, sehingga ia dan 'Abdur Rahman berpisah.
Sebagaimana yang juga dialami oleh para pemeluk Islam pada masa awal. Ia juga mengalami penyiksaan yang dilakukan oleh penduduk Mekkah yang mayoritas masih memeluk agama nenek moyang mereka. Namun, penyiksaan terparah dialami oleh mereka yang berasal dari golongan budak. Sementara para pemeluk non budak biasanya masih dilindungi oleh para keluarga dan sahabat mereka, para budak disiksa sekehendak tuannya. 
Hal ini mendorong Abu Bakar membebaskan para budak tersebut dengan membelinya dari tuannya kemudian memberinya kemerdekaan. Ketika peristiwa Hijrah , saat Nabi Muhammad SAW pindah ke Madinah (622 M), Abu Bakar adalah satu-satunya orang yang menemaninya. Abu Bakar juga terikat dengan Nabi Muhammad secara kekeluargaan. Anak perempuannya,  Aisyah menikah dengan Nabi Muhammad beberapa saat setelah Hijrah.
Tentang keperibadian Abu Bakar r.a. Aisyah berkata, bahwa Abu Bakar adalah seorang pedagang, yang setiap hari pergi ke pasar untuk melakukan jual beli. Dia mempunyai sekumpulan domba yang dia urus sendiri dan terkadang menggembalakannya atau dia serahkan kepada orang lain. Dia juga memerah air susunya untuk diberikan kepada orang-orang kampung. Ketika dia sudah dibaiat sebagai khalifah, ada seorang gadis perempuan yang berkata, "Tentunya sekarang dia tidak mau lagi memerah air susu untuk diberikan kepada kami".
Abu Bakar ra. sempat mendengar perkataan gadis itu. Maka dia berkata, "Aku bersumpah untuk tetap memerah air susu bagi kalian, dan aku berharap agar tugasku yang baru ini tidak merubah kebiasaanku yang lalu."
Maka dia tetap memerah susu seperti biasanya dan diberikan kepada mereka. Namun kemudian dia perlu mempertimbangkan lagi tugas-tugasnya sebagai khalifah. Maka dia berkata, "Tidak demi Allah, urusan berdagang bisa mengganggu tugas-tugas ini, dan tugas ini tidak bisa berjalan lancar kecuali jika aku memusatkan perhatian terhadap urusan manusia. Tidak selayaknya aku hanya menyibukkan diri dengan urusan keluargaku." Maka dia pun meninggalkan usaha dagangnya.
Untuk keperluan diri dan keluarga dia mengambil gaji dari Baitul mal milik umat, sekedar untuk mencukupi keperluannya setiap hari, juga untuk keperluan haji dan umrah. Gajinya untuk satu tahun sebanyak enam ribu dirham. Menjelang kematiannya, dia berkata, "Kembalikan sisa gaji yang ada di tangan kita ke Baitul-mal milik orang-orang Muslim, karena aku tidak ingin mengambil sedikit pun dari harta tersebut. Tanahku yang ada di tempat ini dan itu juga bagi orang-orang Muslim."
Asma' binti Abu Bakar rha, berkata, "Saat Rasulullah Saw hijrah ke Madinah dan Abu Bakar bergabung beliau, maka Abu Bakar membawa semua hartanya sebanyak lima atau enam ribu dirham. Kakekku yang buta, Abu Qahafah memasuki rumah seraya berkata, "Demi Allah, menurutku Abu Bakar telah membuat kalian khawatir karena semua hartanya dia bawa."  "Tidak kakek, masih banyak kebaikan yang dia tinggalkan untuk kita," kata Asma'.
Lalu aku mengambil kerikil-kerikil dan kuletakkan di sebuah lubang di dalam rumah, yang di tempat itulah biasanya Abu Bakar meletakkan hartanya, kemudian kuletakkan kain di atasnya. Kupegang tangan kakek, sambil kukatakan kepadanya,  "Letakkan tangan kakek ditempat penyimpanan harta ini." 
Setelah meraba tempat itu, kakek berkata, "Tak apalah kalau dia meninggalkan harta ini untuk kalian. Dia memang telah berbuat yang terbaik, dan sudah cukup untuk kalian." Padahal demi Allah, ayahku tidak meninggalkan apa pun untuk kami. Aku berbuat seperti itu dengan maksud untuk membuat agar kakek merasa tenang.
Tentang keberanian Abu Bakar ra. dalam membela Nabi Saw, diceritakan oleh Anas bin Malik ra, Suatu kali, pernah kaum Quraisy memukul Nabi SAW sehingga beliau jatuh pingsan. Ada orang yang mengatakan Abu Bakar. lalu segera dia meleraikan mereka, seraya berkata: "Celaka kamu sekalian! Apakah kamu ingin membunuh orang yang mengatakan "Tuhanku Allah!"  Kemudian orang-orang jahat bertanya: "Siapa orang ini?" Jawab mereka: "Inilah Abu Bakar yang sudah gila itu!" Mereka pun meninggalkan Nabi SAW lalu berkelahi dengan Abu Bakar. 
Bazzar memberitakan di dalam Musnadnya dari Muhammad bin Aqil dari Ali ra. bahwa pada suatu hari, dia berdiri berpidato kepada orang banyak, katanya: "Siapakah orang yang paling berani?" "Engkau, wahai Amirul Mukminin!" jawab orang-orang yang mendengarnya. "Memang barangkali aku, karena tiada siapa yang tanding pedang denganku, kecuali aku membelahnya menjadi dua." 
Ali lalu berdiam sebentar. Kemudian dia melanjutkan kata-katanya lagi: "Tetapi yang benar-benar berani adalah Abu Bakar. Pada suatu hari kita memdirikan untuk Nabi SAW sebuah pondok, lalu kami berkata: Siapa yang akan menjaga Nabi SAW supaya jangan ada orang musyrik mengganggunya, Demi Allah, tidak seorang pun yang maju ke depan, kecuali Abu Bakar. Sedang dia menghunuskan pedangnya dan tiada seorang musyrik yang coba mendekati beliau, melainkan diayunkan pedang itu kepadanya. Inilah orang yang paling berani!"  ujar Ali. 
Kemudian dia bercerita lagi, "Pernah aku melihat kaum Quraisy mengancam Rasulullah SAW yang satu mengganggunya, dan yang lainnya menarik-nariknya seraya mengatakan: Engkaukah orangnya yang menjadikan tuhan-tuhan itu hanya Satu Tuhan saja? Demi Allah aku tidak melihat siapa pun datang untuk menolong beliau, selain Abu Bakar semata, dia memukul si fulan, menghadapi si fulan serta mendorong si fulan dan dia terus-menerus berkata: Celaka kamu! Celaka kamu! Apakah kamu mau membunuh orang yang mengatakan 'Tuhanku Allah ? "
Selama masa sakit Rasulullah SAW saat menjelang ajalnya, dikatakan bahwa Abu Bakar ditunjuk untuk menjadi imam salat menggantikannya, banyak yang menganggap ini sebagai indikasi bahwa Abu Bakar akan menggantikan posisinya. Segera setelah kematiannya, dilakukan musyawarah di kalangan para pemuka kaum Anshar dan Muhajirin di Madinah, yang akhirnya menghasilkan penunjukan Abu Bakar sebagai pemimpin baru umat Islam atau khalifah Islam pada tahun (632) M.
Segera setelah Abu Bakar ra menjadi khalifah, beberapa masalah yang mengancam persatuan dan stabilitas komunitas dan negara Islam saat itu muncul. Beberapa suku Arab yang berasal dari Hijaz dan Nejed membangkang kepada khalifah baru dan sistem yang ada. 
Beberapa di antaranya menolak membayar zakat walaupun tidak menolak agama Islam secara utuh. Beberapa yang lain kembali memeluk agama dan tradisi lamanya yakni penyembahan berhala, Suku-suku tersebut mengklaim bahwa hanya memiliki komitmen dengan Nabi Muhammad SAW dan dengan kematiannya komitmennya tidak berlaku lagi. 
Berdasarkan hal ini Abu Bakar menyatakan perang terhadap mereka yang dikenal dengan nama perang Ridda. Dalam perang Ridda peperangan terbesar adalah memerangi "Ibnu Habib al-Hanafi" yang lebih dikenal dengan nama Musailamah Al-Kazzab (Musailamah si pembohong), yang mengklaim dirinya sebagai nabi baru menggantikan Nabi Muhammad SAW. Musailamah kemudian dikalahkan pada pertempuran Akraba oleh Khalid bin Walid .
Baihaqi memberitakan dari Urwah, bahwa Abu Bakar As-Shiddiq ra. pernah menyerahkan kepemimpinan pasukan kepada Khalid bin Walid ra. ketika diutus kepada kaum yang murtad dari orang-orang Arab, agar dia mula-mula mengajak mereka kembali kepada Islam dan menjelaskan kembali apa yang wajib bagi mereka dan ke atas mereka, dan meneguhkan keyakinan mereka kepada Islam, Maka barangsiapa yang menerima seruan itu di antara mereka, tidak kira yang merahnya atau yang hitamnya, harus dia menerima darinya. Sebab dia hanya disuruh untuk memerangi siapa yang mengkufuri Allah dan menolak keimanan kepadanya saja. Maka apabila orang yang diseru itu sudah menerima Islam, dan benar keimanannya, tidak ada jalan baginya untuk memeranginya lagi, dan Allah sajalah yang bakal membuat perhitungan dengannya. Tetapi, barangsiapa yang enggan menerima seruan Islam itu, dan tidak mau kembali kepada Islam dari orang yang murtad darinya, maka harus dia memerangi.
Setelah menstabilkan keadaan internal dan secara penuh menguasai Arab, Abu Bakar memerintahkan para jenderal Islam melawan kekaisaran Bizantium dan Kekaisaran Sassania. Khalid bin Walid menaklukkan Irak dengan mudah sementara ekspedisi ke Suriah juga meraih sukses.
Abu Bakar juga berperan dalam pelestarian teks-teks tertulis Al- Qur'an. Dikatakan bahwa setelah kemenangan yang sangat sulit saat melawan Musailamah dalam perang Ridda, banyak penghapal Al Qur'an yang ikut tewas dalam pertempuran. Umar lantas meminta Abu Bakar untuk mengumpulkan koleksi dari Al Qur'an. oleh sebuah tim yang dipimpin oleh sahabat Zaid bin Tsabit, mulailah dikumpulkan lembaran-lembaran Al-quran dari para penghafal Al-Quran dan tulisan-tulisan yang terdapat pada media tulis seperti tulang, kulit dan lain sebagainya, setelah lengkap penulisan ini maka kemudian disimpan oleh Abu Bakar. setelah Abu Bakar meninggal maka disimpan oleh Umar bin Khaththab dan kemudian disimpan oleh Hafsah, anak dari Umar dan juga istri dari Nabi Muhammad SAW. Kemudian pada masa pemerintahan Usman bin Affan koleksi ini menjadi dasar penulisan teks al Qur'an yang dikenal saat ini.
Salim bin Abdullah bin Umar, berkata, Ketika Abu Bakar menghadapi ajalnya, maka beliau menulis wasiat kepada Umar bin Khatthab, yang isinya: "Bismillahir-rahmanir-rahim. Ini adalah surat wasiat dari Abu Bakar pada akhir hayatnya di dunia, yang bersiap-siap hendak keluar dari dunia, yang merupakan awal waktunya menuju ke akhirat dan yang bersiap-siap untuk memasuki akhirat, yang pada saat-saat seperti inilah orang kafir mau beriman, orang durhaka mau bertakwa dan pendusta mau menjadi jujur, aku telah memilih pengganti sesudahku, yaitu Umar bin Al-Khaththab. Kalau dia berbuat adil, maka memang itulah yang kuharapkan darinya. Namun jika dia semena-mena dan berubah, maka kebaikanlah yang kuinginkan dan aku tidak mengetahui yang gaib. Adapun orang-orang yang berbuat aniaya akan mengetahui di mana mereka akan dibalikkan. " 
Abdurrahman bin Sabith, berkata, Sebelum ajal tiba, Abu Bakar memanggil Umar, lalu dia berkata kepadanya, "Wahai Umar, bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa Allah telah mengatur praktek yang harus dikerjakan pada siang hari, dan Dia tidak menerimanya jika dikerjakan malam hari, dan Allah telah mengatur praktek yang harus dikeriakan pada malam hari, dan Dia tidak menerimanya jika dikerjakan pada siang hari. Sesungguhnya Allah juga tidak menerima yang sunnah sebelum yang wajib dikerjakan." 
Kemudian beliau menyerahkan kepada Umar seekor unta yang air susunya biasa diperah, seorang budak dan selembar permadani seharga lima dirham. Umar sempat berkata, "Dia menyebabkan kesusahan kepada khalifah sesudahnya."
Sebelum ajal menghampiri Abu Bakar Ash-Shidiq ra, Aisyah rha putri beliau menemuinya lalu melantunkan syair, "Tidak ada artinya harta kekayaan bagi pemuda Jika sekarat menghampiri dan menyesakkan dada". Abu Bakar  menyingkap  kain yang menutupi kepalanya, lalu dia berkata, "Bukan begitu. Tetapi ucapkan firman Allah,
Artinya : "Dan, datanglah sekarat-maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari darinya".(QS. Qaf: 19)
Lalu beliau berkata lagi. "Periksalah dua lembar pakaianku ini, cucilah ia dan kafanilah jasadku dengan kain ini. Sesungguhnya orang yang masih hidup lebih membutuhkan kain yang baru dari orang yang sudah meninggal". 
Abu Bakar meninggal pada tanggal 23 Agustus 634 di Madinah karena sakit yang dideritanya pada usia 61 tahun. Abu Bakar dimakamkan di rumah putrinya Aisyah di dekat masjid Nabawi, di samping makam Nabi Muhammad.


Sumber : 10sahabatnabi.blogspot.co.id

Search Our Site